Pages

Thursday, 25 June 2015

"Batagor Love Story That We build Together Happy"



Monika .
Kepada Kamu...
Aku lelah.
Mungkin aku harus mengingat lagi dari awal,
kenapa keadaan bisa secepat ini untuk berubah  menjadi serumit ini.

Ya,Dari awal kita bertemu sejujurnya aku sudah tahu,
 Bahwa kamu adalah pasangan yang terbaik untukku..

Saat itu kita masih Tk.
 TK Salero bundo namanya,kamu di dalam untuk belajar aku di luar untuk berjualan batagor , menanti pembeli batagor ku datang saat jam instirahat nanti.
Aku tidak menyalakan mereka (orang tuaku) karena mungkin ini bisa jadi memang murni bukan kesalahan mereka (orang tuaku).

Ibuku meningal saat melahirkan , sedangkan ayahku meninggal saat Dilahirkan  jadinya dari TK Aku udah enggak sekolah,
"Ucap teguh sambil tersenyum kepada wanita berambut pirang panjang  setumit kaki yang berbaring bersamanya di kebun penuh ilalang"

Pertemuan Pertemuan yang menyenangkan di sekolah,Kebiasaan kebiasaan kamu yang dengan ramah mengkomplain batagorku,Yang menurutmu saat itu terlalu sedikit.
Sampai akhirnya tercipta sebuah rasa,
ya.
Rasa yang sebagian orang menyebutnya dengan nama Cinta.

Semua Memang Terasa Seperti Mimpi.
 Saat saat  waktu  yang kulalui bersamamu.
Saat  kamu kubonceng sepulang sekolah.
 melihat kamu duduk tertawa riang  diatas gerobak batagorku,
benar benar membuat ku bahagia.

Tapi. . .
 Monika Apa kamu tahu?

Mimpi juga punya akhir bukan?
Dan itu yang aku takuti saat akhir dari mimpi kita akan segera tiba ,
Saat  kamu tidak lagi bersamaku untuk menghabiskan sisa perjalanku yang ku papah.
 Saat ini semua hanya akan menjadi kenangan berdebu
Usang,dan terlupakan.

       Cerah pasti berlalu,Hujan lalu datang  memaksa untuk menggantikan nya.
Dan saat hujan itu tiba. . . .
Aku akan menemanimu disini.
Aku akan bertahan bersamamu  jauh lebih sabar daripada saat dulu aku menanti.
Karena aku cinta kamu dari dulu.
 Dan saat  itu hanya aku lah satu satu nya pria yang akan menemanimu Hingga Akhir hayatmu.

Teguh lalu terdiam sejenak,Suasana hening menghampiri,
Hingga akhirnya teguh menangis,
karena teguh tahu sebentar lagi kebun penuh ilalang ini hanya akan menjadi kebun yang tidak memiliki arti apa apa lagi "

hari ini adalah saatnya
11 tahun kebersamaan hanya akan tersisa 1 jam saja,
Karena monika diam diam selama ini mengidap cacingan kronis.


"Teguh kamu kenapa menangis,Batagor kamu enggak laku lagi?"
tanya monika yang sebenarnya dari tadi juga menahan  tangis.

"Aku hanya senang,senang pernah berdampingan denganmu,senang bisa  menghabiskan waktu berjualan batagor bersamamu,tapi yang terpenting aku senang pernah mencintaimu"
Monika Hanya Tersenyum,kemudian mencabut 1 batang ilalang lalu memakan nya,
dengan penuh kesedihan dari dalam hatinya "

"Titittiit titititit  Titittiit titititit,alarm jam tangan teguh berbunyi waktu menunjukan tepat pukul 11.45
ini berarti,waktu yang tersisa bagi teguh dan monika untuk menghabiskan waktu hanya tersisa 15 menit lagi.

Lucu ya,  bagaimana kematian sudah bukan lagi berada di tangan tuhan tapi berada di tangan waktu.

Monika,waktu semakin berlalu ,
setiap detik yang berlalu  akan segera berganti ke detik yang  lebih baru.
waktu kita juga tersisa 15 menit lagi,
apa ada hal yang kamu inginkan dariku sekarang?

sambung teguh.

Apa aku harus membuat kan mu 1000 batagor dalam waktu 15 menit ini,
atau mungkin aku harus menunggumu kembali ?
Air mata tulus monika mulai mengalir dari mata monika.

"Teguh,sudah saatnya cintamu untuk diperbarui!!!
Hari ini kurasa cintamu sudah sampai di batas akhir"

"Monika.kalaupun aku mendapatkan kesempatan itu,aku hanya ingin memperbarui cintaku dengan orang yang sama , dengan orang yang mengerti resep rasa batagor kang ujang,
bukan dengan orang yang lain,yang mungkin hanya bisa shopping tapi tidak bisa membuat batagor lezat kang ujang seperti dirimu"

"Bagaimana jika orang yang sama itu tiba tiba menghilang?"

"Aku akan menunggunya kembali!!!!! Kapanpun aku menemukannya aku akan mencintainya lagi,
Seperti ini ya,,benar benar seperti ini"

"Monika menangis haru tanpa suara,suasana mendadak hening,
kemudian bergerak membelakangi teguh,sosok yang dicintainya"

Sambung monika, sambil menangis terbatah batah .

"Teguh waktuku sudah tidak lama lagi,Tolong gendong aku kemanapun kamu mau,
kemudian,bila aku diam jangan pernah menoleh kebelakang,
jangan pernah berbalik melihatku,
biarkan aku menghilang"

"Sekali lagi
 Aku mohon-saat aku tiada jangan pernah berbalik untuk mencari ku,tolong biarkan saja aku menghilang,kumohon biarkan aku jadi bagian terindah di masa lalumu,kemudian gantikan aku dengan orang lain"


Tak terasa setahun sudah berlalu sejak kepergian mu Monika?
Kamu tahu tidak? ..
Setiap hari aku selalu sisakan 15 biji batagorku,

kamu tahu kenapa?
Karena aku selalu berharap  batagor itu akan  berakhir di tanganmu?
Tapi apa kamu tahu?
 sampai saat ini   mungkin sudah ada jutaan batagor yang membusuk di rumahku?
yang kelelahan menanti sambutan tanganmu?
Seperti hati ini yang mulai ambigu.
tak bisa membedakan cinta ini atau ambisiku,
Karena sudah terlalu lama aku menantimu "

"Monika I Love U Just The Way U Are"


The End.



 






0 comments:

Post a Comment